Gubernur Sumsel H. Herman Deru Buka Pagelaran Seni FDR

Muaradua, Tabloid NPP – Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru secara resmi membuka langsung Pagelaran Seni Budaya Festival Danau Ranau (FDR) Ke XXII Tahun 2019.

Pagelaran Seni Budaya FDR Ke XXII Tahun 2019 yang digelar untuk melestarikan kebudayaan di Kabupaten OKU Selatan ini, diawali dengan arak-arakan rombongan Gubernur Sumatera Selatan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan RI, Kementerian Pariwisata RI, dan bersama Bupati OKU Selatan dari Mess Serasan Seandanan menuju lokasi pembukaan FDR di Dermaga Ponton Banding Agung untuk membuka secara resmi FDR Ke XXII Tahun 2019 (Rabu/03/07/19).

Hadir langsung dalam kesempatan ini Bupati OKU Selatan Popo Ali M.,B.Com. Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir,SP.,M.Si. Ketua DPRD Kabupaten OKU Selatan Yohana Yudayanti,S.E. Direktur Kepercayaan Tuhan YME dan Tradisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Dra. Yulianti Aritani,M.O., Kasubbid Promosi Area II B Kementerian Pariwisata RI Drs.Eksan, Para FKPD, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan, Ibu Wakil Bupati OKU Selatan, Bupati/Walikota Se Sumatera Selatan yang berkesempatan hadir, Para Pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Sekretaris Daerah Pemkab OKU Selatan, Para Asisten Para, Para Kepala OPD, Para Camat, Ketua DWP Kabupaten OKU Selatan, BUMN, BUMD, Para Tetuah Pemangku Adat, Kepala Desa, dan Undangan Lainnya.

Bupati OKU Selatan dalam laporannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak terkait atas semua dukungan dan waktu sehingga pelaksanaan FDR ini menjadi pusat perhatian baik pusat maupun provinsi. Bupati melaporkan bahwasannya kegiatan FDR ini didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Platform Indonesiana, dalam rangka menggali budaya lokal dan kearifan lokal yang merupakan aset daerah.

“Pelaksanaan FDR ini digelar dari tanggal 3-7 Juli 2019, kami telah melaksanakan kegiatan budaya yang merupakan kearifan lokal adat istiadat dan ini menjadi magnet. Sebelum di buka event FDR ini, kami menggelar ritual khusus guna memohon pelaksanaan ini berjalan lancar. Ritual khusus ini juga digelar untuk mengembalikan kebiasaan lama, menjaga kearifan lokal yang ada di Kabupaten OKU Selatan,” ujar Bupati.

Dalam sambutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang dalam kesempatan ini disampaikan oleh Direktur Kepercayaan Tuhan YME dan Tradisi menyampaikan harapannya, semoga di tahun ini pelaksanaan FDR berjalan dengan meriah sehingga memajukan, dan melestarikan kebudayaan daerah, dan terpenting bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Kabupaten OKU Selatan.

Gubernur Sumatera Selatan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten OKU Selatan atas keseriusan Pemkab OKU Selatan meneruskan tradisi dan budaya di Kabupaten OKU Selatan. Dan FDR ini telah genap dilaksanakan genap 22 kali, yang tak lepas dari dukungan pusat, provinsi, dan terpenting masyarakat OKU Selatan yang telah ramah tamah kepada tamu yang hadir.

Begitu banyak saran, masukan dan harapan yang disampaikan oleh Gubernur Sumatera Selatan terkait kemajuan Kabupaten OKU Selatan, diantaranya :
– Gubernur berharap kepada masyarakat OKU Selatan dan terkhusus masyarakat di sekitar Danau Ranau untuk terus menjaga dan mempertahankan keramahan kepada tamu yang berkunjung ke Danau Ranau, bila perlu tunjukan segala aset kebudayaan kepada tamu sehingga tamu betah berlama-lama di Danau Ranau
– Peliharalah aset, budaya dan kearifan lokal jangan sampai luntur
– Keamanan untuk terus dijaga, jangan sampai para wisatawan baik domestik bahkan internasional merasa terganggu
– Maksimalkan peran Ibu-Ibu dan pengurus PKK dan Organisasi lainnya dalam menjaga semua aset, budaya dan kearifan lokal yang ada di Kabupaten OKU Selatan
– Pertahankan kebersihan pantai, air dan keseimbangan ekosistem Danau Ranau
– Gubernur akan mengintruksikan kepada Dinas Pariwisata Provinsi Sumsel untuk segera berkomunikasi dengan Kementerian Pariwisata RI agar FDR yang telah berlangsung selama 22 kali, dapat ditingkatkan menjadi agenda nasional dan menjadi destinasi nasional
– Kepada Pemkab OKU Selatan segera tata lagi melalui Perda RTRW, yang memang harus ditata untuk ke depan terkait dengan peruntukan tempat hunian dan fasilitas umum. Karena RTRW harus dinamis menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat saat ini dan di masa yang akan datang
– Bulan November Kabupaten OKU Selatan akan menjadi perhatian bagi nasional, karena akan digelar Ranau Fondo.

Karena rasa bangga Gubernur Sumatera Selatan kepada Pemerintah Kabupaten OKU Selatan sebagai buah tangan, Gubernur dari Ibu Kota Provinsi membawakan hadiah untuk Bupati OKU Selatan berupa uang tunai 29 Milyar. Uang tunai yang diberikan langsung oleh Gubernur kepada Bupati ini diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur yang sesuai keinginan masyarakat OKU Selatan.

Terkait hal ini Gubernur Sumsel berharap agar hadiah ini dimanfaatkan dengan baik, tingkatkan lagu infrastruktur dan permintaan sudah mulai bertahap dibenahi.

Usai penyerahan hadiah kepada Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan, dilanjutkan dengan Pemukulan Gong tanda FDR Ke XXII Tahun 2019 resmi di buka.

Selanjutnya, enam suku di OKU Selatan yang terdiri dari suku Daya, Komering, Semendo, Kisam, Haji, dan Ranau. Menampilakan pagelaran Adi-adi dari enam suku tersebut, dan diiringi dengan tarian yang pesertanya merupakan siswa/siswi di Kabupaten OKU Selatan.

Pada Pembukaan FDR Ke XXII Tahun 2019 juga menghadirkan penampilan Band Hijau Daun, yang menambah semarak kemeriahan FDR. Sementara itu Ketua TP PKK Sumatera Selatan bersama Ketua TP PKK Kabupaten OKU Selatan melakukan pemotongan pita membuka pameran FDR, yang mana stand-stand diisi oleh berbagai instansi baik dari Kabupaten OKU Selatan maupun dari luar Kabupaten OKU Selatan. (imo/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *