Jum. Des 13th, 2019

Tokoh Pemuda Ajak Warga Awasi Pembangunan Sungai Lematang

2 min read

Prabumulih, Tabloid NPP – Jum’at 26 Juli 2019 menindaklanjuti informasi masyarakat kelurahan Payu Putat kota Prabumulih Barat, atas Pembangunan pembuatan dan pemasangan exafot dan siple (besi baja) untuk pemecah arus sungai lematang dan penahan terjadinya longsor.

Menurut keterangan Wari warga Payu Putat di pinggiran sungai lematang Payu Putat ini, “pertama proyek PDAM tahun 2013, seingat saya sekitar 26 milyar anggaran pembangunannya, mungkin saja termasuk pembangunan siple (besi baja penahan longsor) dan sampai saat ini PDAM ini terbengkalai, serta pembangunan kedua pembuatan dan pemasangan exafot tahun 2018 akhir, seingat saya dari tingkat provinsi dan pusat dengan jumlah dana papan proyek 10 milyar, dan ini pembangunan yang ketiga kali pemasangan siple ( besi baja) dan exsafot tahun 2019 dengan jumlah anggaran papan proyek 32 milyar,” ujarnya.

Keterangan dari Ahmadi Yunata selaku tokoh pemuda setempat mengatakan, “atas seringnya mega proyek di payu putat , mengucapkan puji syukur alhamdulillah atas perhatian pemerintah daerah, provinsi dan pusat, terlepas dari rasa syukur itu, kepada semua pihak khususnya masyarakat payu putat untuk mengawasi jalannya proses pembangunan jangan sampai uang yang begitu besar hilang percuma di sungai lematang akibat pembangunan yang sporadis, dan itu tentunya merugikan masyarakat payu putat khususnya, lebih baik di bagi-bagi untuk masyarakat payu putat uang milyaran tersebut, “ucap Ahmadi.

Sedangkan dari pihak perusahaan Tambunan mengatakan kepada awak media Tabloid NPP, “untuk Siple (besi baja) bekas proyek tahun 2013 kita bongkar, karena kasusnya sudah di pihak KPK, kami perusahan dituntut mengembalikan untuk sebagai barang bukti, dan kami pihak pemborong akan melaksanakan pembangunan yang saat ini berjalan, menjunjung tinggi rasa tanggung jawab, karena ini menyangkut uang rakyat, ” tutup Tambunan (Nuramin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *