PT Kristal Subkontraktor PT TEL Menolak Proposal HUT RI Ke 74 Tahun Dari Desa Banuayu

Muara Enim, Tabloid NPP – Selasa 13 Agustus 2019 wartawan media tabloid npp silahturahmi ke Desa Banuayu kecamatan Empat Petulai Dangku Kabupaten Muara Enim menindaklanjuti informasi Pemerintah Desa Banuayu dan Kepala Desa Yudi Erdison Tentang Proposal HUT RI KE 74 Tahun yang ditolak oleh PT Kristal subkontraktor dari PT Tanjung Enim Lestari pulp and paper.

Bertemu langsung dengan Kepala Desa Banuayu dan ketua umum Panitia HUT RI KE 74 tahun Ermawi.

Menurut keterangan Ermawi Ketua Panitia Hut RI ke 74 Tahun Desa Banuayu menjelaskan, “alasan Managemen PT Kristal menolak Proposal Bantuan Dana sukarela dalam rangka HUT RI KE 74 tahun dari Desa Banuayu karena PT Kristal tidak berdomisili di Desa Banuayu, ada WhatsApp dari Bos kantor pusat Jakarta, Managemen Perusahaan cuma memberikan kontribusi pada Desa terdekat saja, seperti Desa Dalam kecamatan Belimbing, jelasnya.

Pihak Panitia ketemu langsung dengan karyawan PT Kristal Didi, Didi ingin memberikan bantuan Pribadi sebesar 200 ribu, tapi ditolak oleh pihak Panitia dengan alasan Proposal ditujukan Pada managemen Perusahaan bukan pribadi selaku karyawan perusahaan.

Ucapan terima kasih Pihak Pemerintah Desa Banuayu dan Panitia HUT RI ke 74 tahun atas kepedulian karyawan PT Kristal yang patut kita apresiasi, bentuk dari penghargaan kepada Jasa para Pahlawan.

“Seharusnya melalui Pimpinan Pusat PT Kristal, berkontribusi membantu Dana Sukarela Perayaan HUT RI Ke 74 Tahun di Desa Banuayu karena Faktanya PT Tanjung Enim lestari pulp and paper berdomisili di Desa Banuayu begitupun Subkobtraktor seperti PT Kristal bergerak di bidang kimia/ cemical,” ucap kades Yudi Erdison.

Lebih tegas lagi Kepala Desa menuturkan PT Kristal patut diduga tidak menghormati dan menghargai jasa Para Pahlawan berjuang merebut kemerdekaan dengan bermandikan darah serta air mata, saya bisa jadi kepala Desa saat ini karena bangsa ini sudah merdeka, jika belum merdeka bisa dipastikan saya (kades-red) ikut berjuang dengan bambu runcing, sebaliknya manager ataupun Direktur Perusahaan, bisa duduki jabatan karena bangsa ini sudah merdeka,” tegas kades. (Nuramin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *